Saat menunggu nasi goreng untuk makan malamku datang, ada dua kakek-kakek di meja sebelah yang sibuk mengulik sebuah ponsel pintar, keduanya nampak sibuk, bingung sambil berdiskusi, mungkin tentang bagaimana mengoperasikannya, lalu masing-masing mencoba kamera ponsel tersebut dengan memotret satu sama lain. agak sedikit lucu melihat salah satu berusaha memotret lewat ponsel yang kelewat canggih, sementara satunya berusaha duduk tegap dan memasang senyum, siap untuk difoto.
Ada perasaan yang susah didefinisikan saat melihat mereka, perasaan hangat, haru, dan sedikit sedih.
Berapa tahun ya mereka berteman? bagaimana rasanya berteman sampai setua itu? bagaimana rasanya melihat teknologi yang semakin berkembang dan semakin membuat generasi mereka susah mengikutinya?
Begitu banyak pertanyaan di kepalaku untuk mereka, meski mereka juga sepertinya tidak terlalu memikirkannya, mungkin karena mereka saling memiliki, hal-hal tersebut jadi tidak terasa penting.
(diambil dari blog kolektif 15minslong.tumblr.com)